Alat Siksa Mengerikan Zaman Dulu.

Aslidomino – Apa itu alat siksa mengerikan? Sebuah alat yang digunakan untuk menyiksa seseorang yang dituduh sudah bersalah atau berdosa karena melakukan perbuatan terlarang, baik yang berkaitan dengan duniawi maupun agama yang diyakininya.

Ternyata, alat penyiksaan tersebut benar-benar ada di zaman dulu. Tak tanggung-tanggung, alat penyiksaannya begitu sadis dan mengerikan. Namanya saja disiksa, sehingga orang-orang yang disiksa akan merasakan sakit yang luar biasa.

Setelah disiksa, para kriminal, pemberontak, pengkhianat, dan pendosa ini akan dibiarkan begitu saja dalam kondisi berdarah-darah.

Hingga akhirnya, mereka kehabisan darah dan meninggal dunia. Beberapa alat penyiksaan sudah masuk museum dan dipamerkan untuk umum.

Dirangkum dari Agen poker terpercaya. Alat-alat tersebut masih bisa digunakan, meskipun sudah bersimbah darah orang-orang yang disiksa, tetapi alatnya masih berdiri kokoh.

Hal itu bertujuan untuk pembelajaran dan pengetahuan yang berkaitan dengan sejarah masa lampau yang juga kelam serta tidak manusiawi. Lalu, alat siksa mengerikan apa di zaman dulu yang terkenal sadis? Berikut informasi selengkapnya yang perlu Anda ketahui.

Brazen Bull.

Satu lagi alat siksa mengerikan yang pernah dibuat dan digunakan manusia zaman dulu. Sebuah alat yang pantasnya untuk memanggang makanan, tetapi kenyataannya bukan makanan yang dipanggang, tetapi manusia hidup-hidup yang dipanggang.

Lebih uniknya lagi, yaitu alat ini berbentuk menyerupai banteng yang belum diketahui alasannya kenapa memilih hewan tersebut.

Diketahui bahwa Brazen Bull merupakan alat penyiksaan kuno diciptakan oleh Perillus yang berasal dari Mesir. Alatnya berbahan perunggu yang didesain seperti tempat memanggang makanan.

Namun, bukan bahan makanan yang akan dimasukkan, tetapi manusia yang masih hidup. Orang tersebut terlebih dulu disiksa dengan tangan dan kaki terikat.

Lidahnya pun dipotong. Lalu, dimasukkan ke dalam Brazen Bull dan ditutup rapat-rapat. Selanjutnya, alat penyiksaan tersebut diberi kayu bakar dan dinyalakan api. Otomatis, orang di dalam Brazen Bull akan terpanggang hingga matang. Sangat mengerikan alat serta metode penyiksaannya.

Orang-orang akan merasakan kepanasan dan kelojotan, tetapi tidak bisa bergerak. Hingga akhirnya, seluruh tubuhnya melepuh dan dagingnya terbakar sampai mati. Setelah mati, tubuh orangnya dikeluarkan dan diberikan kepada hewan buas untuk disantap.

Penyaliban.

Penyaliban bisa dimasukkan ke dalam daftar alat siksa mengerikan yang pernah digunakan manusia. Salib bisa ditemukan di dalam Alkitab pemeluk agama Nasrani atau Kristen.

Pasalnya, alat tersebut yang digunakan oleh tentara Romawi untuk menyiksa dan Yesus hingga akhirnya meninggal dunia.

Meskipun digunakan untuk menyiksa Yesus, tetapi hingga sekarang Salib menjadi simbol melawan kekuatan jahat atau setan bagi kaum Kristen.

Simbol Salib digunakan oleh seluruh umat Kristen di seluruh dunia dan sudah menjadi semacam simbol keagamaan. Lalu, apa sebenarnya alat Penyaliban tersebut?

Pada zaman dulu, terutama di wilayah yang dikuasai oleh tentara Romawi, seseorang yang bersalah dan melanggar hukum kelewat batas akan dihukum salib.

Sebelum disalib, biasanya algojo Romawi akan menyiksa terlebih dulu orang yang akan disalib tersebut dengan dicambuk. Setelah itu, kedua tangan dan kaki orang itu akan dipaku pada kayu menyilang.

Lalu, kayu salib diangkat atau diberdirikan, sehingga orang yang disalib ikut terangkat. Dia akan disalib hingga berhari-hari dengan luka menganga, tubuh penuh luka, kepanasan, kedinginan, serta tidak menutup kemungkinan dikeroyok burung gagak.

Hingga akhirnya, dia meninggal dunia dan barulah diturunkan dari kayu salib. Keluarga atau saudaranya disuruh menguburkannya agar tidak menimbulkan penyakit.

The Saw.

Dirangkum lebih jauh dari Agen domino terpercaya. Satu lagi alat siksa mengerikan dan sadis yang pernah digunakan pada zaman dulu. Alatnya berbentuk gergaji besar. Sungguh malang bagi orang-orang yang dihukum dengan alat gergaji ini karena pasti merasakan sakit yang luar biasa.

Sakit yang secara perlahan hilang karena orang yang dihukum sudah meninggal dunia karena kehabisan darah. Biasanya, hanya orang yang sangat berdosa dan melanggar hukum berat saja dijatuhi hukum gergaji seperti itu.

Ada beberapa prosedur yang akan dilakukan kepada orang yang dihukum gergaji. Pertama, orang akan diikat kedua tangannya, lalu digantung secara terbalik dengan kaki direntangkan.

Dengan begitu, aliran darah akan mengalir ke kepala, sehingga dia bisa tetap sadar dan merasakan kesakitan saat disiksa. Selanjutnya, dua orang algojo akan memegang tiap ujung gergaji.

Setelah itu, keduanya mulai menggergaji orang yang dihukun dari bawah sampai bagian perut. Jeritan dan tangisan pasti terdengar disertai semburan darah dari tubuh orang tersebut.

Setelah digergaji sampai di perut, gergaji dicabut dan korban didiamkan begitu saja untuk merasakan betapa sakitnya menjelang kematiannya. Sungguh penyiksaan yang sangat sadis dan itu benar-benar dilakukan pada zaman dulu.

Iron Maiden.
Iron Maiden
Iron Maiden.

Pada awalnya, banyak orang yang meragukan alat siksa mengerikan yang satu ini ada karena belum ditemukan buktinya. Hingga di tahun 1800-an, beberapa orang menemukan sebuah peti mati besar yang kelihatan aneh di Nuremberg, Jerman.

Setelah dilihat dan diteliti lebih saksama, disimpulkan bahwa peti mati tersebut adalah Iron Maiden. Lalu, apa sebenarnya alat yang bernama Iron Maiden itu?

Alat tersebut sebenarnya bukan peti mati yang digunakan untuk menyimpan mayat sebelum dikuburkan. Bentuknya saja seperti peti mati karena ukurannya menyesuaikan dengan tubuh manusia.

Sebenarnya, peti mati itu adalah alat penyiksaan bagi orang-orang yang diangap besalah pada zaman dulu. Orang akan diikat dan dimasukkan ke dalam peti matinya.

Ternyata, ada sejumlah besi tajam dan runcing di balik penutup petinya. Dengan begitu, saat peti ditutup otomatis tubuh orang di dalamnya akan tertusuk oleh besi-besi tajamnya. Orang yang dimasukkan ke dalam Iron Maiden tidak akan lekas mati.

Dia akan merasakan tertusuk besi panjang di beberapa organ vitalnya. Secara perlahan tapi pasti, orang tersebutakan banyak kehilangan darah hingga meninggal dunia. Sekarang, Iron Maiden masih tersimpan baik di salah satu museum di Jerman.

Ini juga seru : http://bahasadomino.org/rahasia-atenisme-mesir-kuno/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *