Negara Termiskin di Dunia.

Aslidomino – Negara termiskin di dunia merupakan istilah untuk negara yang dianggap memiliki kekayaan atau kesejahteraan paling rendah dibandingkan dengan negara lainnya. Tapi, bagaimana cara kita tahu kekayaan suatu negara?

Umumnya, kekayaan dan kesejahteraan suatu negara diukur dengan menggunakan Gross Domestic Product (GDP) atau dikenal sebagai produk domestik bruto (PDB) di Indonesia. PDB merupakan jumlah akhir semua produk yang dihasilkan oleh suatu negara, semakin besar nilai produk yang dihasilkan, semakin besar pula PDB negara tersebut.

Namun, kali ini kita akan menggunakan PDB PPP atau purchasing power parity. PPP melakukan pembobotan pada PDB tiap negara, sesuai dengan kemampuan membeli dari nilai uang tersebut. Tentu saja harga sebuah burger di Indonesia berbeda dengan di Amerika, oleh karena itu, nilai $1 pun akan berbeda di tiap negara, aspek inilah yang dibobotkan oleh PPP.

Berikut rangkuman dari Agen poker terpercaya.
5. Niger ($1.106/Capita)
Niger
Niger.

Niger merupakan negara terbesar di Afrika Barat, namun, sebagian besar negaranya ditutupi oleh gurun Sahara, sehingga wilayah untuk bertani dan bermukim bagi warganya tidak banyak. Niger juga merupakan negara yang landlocked artinya, dia tidak memiliki pantai dan dikelilingi oleh daratan.

Negara ini relatif miskin sumber daya alam, sehingga tidak bisa bergantung kepada ekspor barang mentah untuk mendorong perekonomiannya. Niger juga merupakan salah satu negara dengan curah hujan rendah, 20% luas negara yang tidak ditutupi oleh gurun Sahara juga sering mengalami kemarau berkepanjangan.

Perubahan iklim semakin memperparah kondisi negara ini. Curah hujan semakin sedikit dan tidak dapat diprediksi, gurun Sahara meluas, tanah-tanah kehilangan kesuburannya, dan air tanah menjadi asin karena proses salinisasi.

4. Eritrea ($1.060/Capita)

Dirangkum lebih jauh dari Agen domino terpercaya. Eritrea merupakan negara yang terletak di horn of Africa, yaitu benua Afrika bagian timur. Negara dengan garis pantai sangat panjang di laut merah ini memiliki penduduk sebanyak 5,7 juta jiwa. Namun, dengan PDB per kapita sebesar $1.060, Eritrea merupakan negara termiskin ke 4 di dunia.

Eritrea memiliki perekonomian yang didominasi oleh industri primer seperti pertanian dan pertambangan. Tercatat, hampir 80% penduduk Eritrea berprofesi sebagai petani atau buruh tani. Ekspor utama negara ini adalah emas, tembaga, dan produk kopi, semuanya barang mentah yang belum diolah agar terdapat penambahan nilai.

Perang dengan Ethiopia sangat merusak perekonomian Eritrea. Pada tahun 1999, pertumbuhan PDB negara ini turun hingga dibawah 1%, pada tahun 2000, perang ini menyebabkan kerugian material sebesar $600 juta, dalam ebntuk rumah yang hancur dan fasilitas publik yang dijarah.

Meskipun begitu, perekonomian Eritrea sekarang merupakan salah satu yang paling cepat tumbuh di Afrika. Dengan pertumbuhan PDB sebesar 7,5% pada tahun 2012, Eritrea dapat beranjak menjadi negara berkembang jika negara ini dapat mempertahankan pertumbuhannya. Pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh dibukanya tambang emas di Bisha dan pabrik semen baru di Massawa.

3. Republik Demokratis Congo ($849/Capita)

Sejak mendapatkan kemerdekaannya dari Belgium pada tahun 1960, kehidupan Republik Demokratis Congo dipenuhi oleh diktator, ketidakstabilan politik, dan kekerasan. Kini, negara ini siap untuk mulai dari awal dan membangun kesejahteraan negaranya.

Saat ini, lebih dari 60% penduduk Republik Demokratis Congo hidup dengan pendapatan dibawah $2 per harinya. Selain itu, perang dan kekerasan selama bertahun-tahun telah membuat banyak masyarakatnya mengalami malnutrisi.

Namun, Republik Demokratik Congo merupakan negara yang sangat kaya. Dengan lebih dari 80 juta hektar tanah subur dan berbagai macam sumber daya alam yang ada di bawah permukaannya, negara ini berpotensi untuk menjadi salah satu negara terkaya di Afrika.

2. Republik Afrika Tengah/Central African Republic ($823/Capita)

Kaya akan sumber daya emas, uranium, dan berlian, Republik Afrika Tengah merupakan negara yang sangat kaya namun ditinggali oleh orang-orang yang sangat miskin. Meskipun begitu, negara berpenduduk 4,7 juta jiwa ini sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Sekarang, dia naik ke peringkat 2 negara termiskin di dunia.

Pada tahun 2016, republik ini memilih presiden pertamanya secara demokratis semenjak merdeka dari Prancis pada tahun 1960. Pemilihan ini dinilai sebagai langkah pertama bagi Republik Afrika Tengah untuk memulai upaya rekonstruksi dan pengembangan negaranya.

Kini, perekonomian negara ini sudah mulai berkembang, didorong oleh sektor perhutanan, pertanian, dan pertambangan yang tumbuh secara pesat. Republik Afrika Tengah juga sudah mulai kembali menjual berlian-nya di pasar global, setelah terkena embargo internasional semenjak tahun 2013 karena terbukti mendanai kelompok terror.

1. Burundi ($727/Capita)

Burundi merupakan negara kecil yang terletak di daerah Great Lakes Afrika. Negara landlocked ini juga merupakan negara termiskin di dunia dengan PDB per kapita sebesar $727. Mayoritas penduduknya bergantung pada pertanian subsisten di daerah sekitar Great Lakes untuk bertahan hidup.

Burundi memiliki sejarah kelam yang dipenuhi oleh konflik sosial, perang saudara, dan perang etnis. Masalah-masalah tersebut senantiasa menghambat perkembangan ekonomi dan sosial negara ini. Menurut data IMF, lebih dari 80% warga negara Burundi hidup dibawah garis kemiskinan. Oleh karena itu, Burundi merupakan negara termiskin di dunia.

Ini juga seru : http://bahasadomino.org/negara-terbesar-di-dunia-saat-ini/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *